Selasa, 09 Agustus 2011

Mencegah Penyakit Flu Burung (Avian Influenza) pada Ayam Kampung

Siapa pun tahu bahwa ayam kampung adalah sejenis unggas yang kuat dan tahan terhadap serangan penyakit. Namun, flu burung (Avian Influenza) yang pernah menewaskan ribuan unggas termasuk ayam kampung sangat perlu diwaspadai. Disamping berbahaya untuk binatang ternak, flu burung (AI) juga menyerang manusia dan dapat menyebabkan kematian.

Flu burung atau Avian Influenza adalah penyakit berbahaya yang dapat membunuh seluruh ayam peternakan dan dapat menyebar dengan cepat ke seluruh wilaah yang ada di Indonesia. Manusia pun dapat tertular oleh virus AI dan sehingga menyebabkan sakit kemudian meninggal.

Banyak ahli yang menduga bahwa proses penularan virus AI ke manusia tidak sama. Ada dugaan penularan itu berhubungan dengan gen (pembawa sifat warisan) tertentu pada seseorang. Contohnya adalah kasus Iwan Siswara beserta kedua putrinya di Tangerang pada tahun 2005 yang bahkan tidak memiliki riwayat kontak dengan unggas. Di karo, pada tahun 2006 yang tertular adalah bapak dengan anak atau ibu dengan anak, bukan antara suami istri. Dari ini dapat kita simpulkan bahwa virus AI hanya menyerang orang- orang tertentu yang peka terhadap virus AI.

Hal tersebut seakan menjelaskan fakta bahwa dari 2005 hingga saat ini belum ada peternak, dokter hewan, pedagang ayam ataupun burung, yang terserang AI. Coba Anda bandingkan dengan penyakit demam berdarah yang ditularkan melalui nyamuk yang telah menjangkiti ribuan orang pada rentang waktu yang sama.

AI adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh unggas, baik burung, bebek, ayam, ataupun puyuh. Penyebab virus AI adalah kelompok Orthomyxhoviridae. Masa inkubasi pada unggas kurang lebih 1 minggu atau di beberapa jurnal lain disebut 2-3 hari masa inkubasi. Adapun gejala klinis dari unggas yang diserang adalah jengger berwarna biru, diare banyak dan seringkali muncul, dan unggas merasa haus luar biasa, tubuh unggas sangat panas, dan terjadi kematian mendadak.

Penularan penyakit AI biasanya terjadi melaui kontak langsung dan tidak langsung, yang dapat terjadi melalui.

  • Kontak langsung dengan ayam atau kotoran dan air liur ayam sakit.

  • Kontak tidak langsung melalui udara, atau pernafasan, peralatan kandang,m pakan, air minum, karyawan kandang, alat- alat transportasi, dan burung liar


AI dapat dicegah dengan manajemen hiegienisisasi, sanitasi, dan vaksinasi.

Adapun vaksinasi yang diberikan kepada ayam kampung adalah vaksinasi AI pada umur 21 hari tanpa revac.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar