Senin, 15 Agustus 2011

Cara Membuat Mesin Penetas Telur Ayam

Di pasaran banyak bermunculan mesin penetas telur dengan berbagai macam model dan varian menarik, juga menawarkan berbagai fasilitas untuk menarik hati konsumen. Mesin yang menawarkan diri sebagai pengganti indukan alami, juga banyak memberi janji- janji kepada konsumen. Nah, kenapa Anda tidak memulai usaha di bidang mesin penetasan ayam ini? Banyak contoh sukses dari beberapa orang yang menekuni usaha pembuatan mesin telur kemudian menjualnya, baik yang menggunakan media pemasaran WOM, maupun dari internet, dengan sistem  jaringan maupun penjualan mandiri.

Salah satu contoh sukses adalah Andra (38 tahun), lelaki asal Lawang ini memulai usaha dengan hanya membuat mesin penetas telur sederhana. Kemudian ia mempelajari lagi dan berinovasi, sampai bisa menghasilkan mesin yang lebih canggih. Kini ia mengaku tak kesulitan memasarkan mesinnya, pasar kian terbuka lebar ketika ia mengenal dunia maya. Lewat sebuah toko online pribadi, ia memasarkan mesin- mesinnya lewat internet.

Nah, anda tertarik untuk mengikuti jejaknya? Bagaimana jika Anda memulai dengan membuat mesin penetas sederhana sebelum mencoba membuat mesin yang lebih canggih?

Besarnya mesin tetas telur yang digunakan disesuaikan dengan kapasitas telur yang akan ditetaskan seperti ; 200 butir, 400 butir dan 600 butir. Berikut ini adalah model mesin tetas telur ini dapat diperoleh di toko poultry shop atau membuat sendiri dengan bahan yang mudah dan tersedia di tempat.

.Bahan – Bahan yang akan Anda gunakan dalam pembuatan  mesin tetas sederhana hendaknya Anda sesuaikan dengan kondisi sumber panas yang tersedia di tempat Anda. Pada tempat yang belum ada listrik , Anda bisa membuat mesin tetas dengan menggunakan lampu minyak/ cemplok sedangkan jika tersedia listrik maka bisa dibuat mesin tetas telur elektrik atau mesin tetas kombinasi. Berikut adalah bahan- bahan yang perlu disiapkan.

Bahan-bahan yang digunakan antara lain :
1.Kayu kaso 5 x 6 cm sebagai rangka mesin

3.Kawat ram (tempat peletakan telur)
2.Tripleks melamin, kaca dan engsel

5.Nampan air dan thermometer
4.Paku dan seng plat
6.Alat pengatur suhu (thermoregulator)
7.Lampu pijar dan lampu minyak

Susunlah bahan- bahan diatas menjadi sebuah mesin sederhana dengan hanya satu ruang.

-          Sebelum memulai proses pengeraman telur oleh mesin sebaiknya mesin dibersihkan dari organisme merugikan lainnya.

-          Hidupkan mesin penetas 24 jam sebelumnya.

-          Telur dibersihkan dan dilap dengan kain basah yang hangat lalu dikeringkan dengan handuk kering.

-          Suhu mesin pada mesin Anda harus konstan dan stabil, yitu 38 oC

-          Nampan berisi air adalah untuk menjaga kelembapan

-          Beri tanda pada setiap telur, seperti 1, 2, 3 dst .

Rajinlah membolak- balik telur setiap pagi dan sore sampai hari ke 18, setelah itu telur hanya diperiksa saja sampai menetas pada hari ke 21.

Selamat mencoba!

1 komentar: