Kamis, 29 September 2011

Sistem Produksi Berkesinambungan Pada Peternakan Ayam Kampung

Anda ingin memulai usaha di bidang peternakan ayam kampung? Namun, masih ragu karena ketidakpastian pasar yang biasanya terjadi di Indonesia, padahal barang yang Anda jual sifatnya tidak tahan lama (cepat membusuk). Maklum produksi pertanian adalah produksi “benda hidup”. Kini Anda tidak perlu khawatir, karena ada system produksi berkesinambungan yang menjadikan permintaan pasar sebagai patokan produksi. Tertarik?

System produksi berkesinambungan dinamakan dengan system produksi sekuensial atau system produksi kelompok. Sistem ini adalah sistem yang mendesain produk agar dapat dihasilkan sesuai permintaan pasar. Sehingga sistem ini menggunakan situasi dan kondisi pasar untuk tetap berproduksi. Artinya, produksi diawali oleh besar kecilnya permintaan pasar.

Berkebalikan dengan sistem ini, adalah sistem dengan pendekatan produksi. Peternak menghasilkan sekian banyak produk setelah itu baru mencari pasar. Cara ini agak berbahaya jika produksi yang dihasilkan adalah hasil peternakan. Misalnya, Anda memproduksi 1000 kg telur ayam kampung, tapi pemasaran belum pasti. Anda harus mencari pasar terlebih dahulu. Jika tidak ada pasar yang bisa menampung produksi daging sebanyak itu, apakah telur ayam kampung tadi dapat disimpan dalam jangka waktu lama? Karena itu banyak ahli marketing mensarankan agar pengusaha ternak ayam kampung menguasai pasar dulu, baru produksi didesain.

Landasan system produksi berkesinambungan adalah situasi dan kondisi pasar yang bersangkutan (Rasyaf, 2005). Situasi yang berkembang disini berkaitan dengan situasi nyata dan rencana. Situasi nyata disebut pangsa pasar. Misalnya, ayam kampung produksi peternakan Anda sudah dipesan dengan pasti per minggu 200 ekor. Sedangkan pasar yang masih dalam rencana adalah pasar yang belum Anda dapatkan secara pasti, misalnya Anda ingin mengembangkan pemasaran ayam kampung Anda dapat menembus pasar hotel berbintang.

Dasar tetap pegangan sistem berkesinambungan tetap pada situasi pasar. Jadi Anda harus memegang pasti informasi pasar. Beberapa syarat teknis yang perlu Anda ketahui adalah.

  1. Sistem berkesinambungan atau kelompok ini maksudnya adalah dalam satu kelompok atau satu angkatan produksi berisi ayam kampung dengan umur yang sama. Sedangkan kelompok lain dengan umur yang berbeda dari kelompok pertama dan seterusnya.

  2. Banyaknya jumlah kelompok ayam kampung dalam peternakan Anda sesuai dengan pasar yang Anda kuasai. Misalnya, Anda selama setahun memasarkan ayam kampung sebanyak 6 kali, maka jumlah kelompok Anda adalah 6 kelompok. Semakin banyak kelompok yang Anda miliki maka semakin sering Anda panen.

  3. Semakin banyak kelompok yang Anda terapkan maka Anda dituntut untuk menguasai pasar secara mantap. Kalaupun Anda sanggup membuka 12 kelompok dalam peternakan ayam kampung Anda. Maka Anda dapat menjual produksi Anda tiap bulan dengan pasar yang telah pasti.


Semoga sukses!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar